Senin, 09 September 2019


Gambaran Kondisi Umum Desa
2.2.1. Kondisi Geografis
Desa Karae memilki luas wilayah 10 Km2 atau     % dari     Km2 total luas wilayah  Kecamatan Siompu (Sumber : Data Statistik Kecamatan Siompu dalam angka, 2010) .
2.2.2. Letak Desa
Desa Karae terletak di sebelah Utara Kecamatan Siompu dengan jarak+ 7 Km dari ibukota Kecamatan Siompu dan +    Km dengan ibukota Kabupaten Buton (sumber : data statistik kec. Siompu dalam angka, 2010). Sedangkan dari kota Baubau jarak tempuh + 1 jam melalui jalur laut. (Sumber : data diolah hasil penjajakan DesaKarae, 2012) .
Desa Karae berbatasan dengan :
  • Sebelah Utara berbatasan dengan Selat Pieter Both
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Selat Masiri
  • Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Tongali
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Lontoi
2.2.3. Administrasi Desa
Desa Karae terdiri dari 3 dusun yaitu Dusun Lasainawa, Dusun Banabungi dan Dusun Ladamilu, Pemerintahan Desa Karae terdiri dari BPD dan perangkatnya, Kepala Desa, dan perangkatnya serta kepala dusun.
2.2.4. Topografi Desa
Topografi desa karae adalah pesisir pantai dan lahan berbatu sehingga mata pencaharian masyarakat sebagian besar adalah nelayan dan petani. Kondisi tanah yang berbatu sehingga hanya bisa ditanami dengan tanaman jangka pendek dan jangka panjang.Rupa jenis tanah berbatu yang berwarna hitam kecoklatan menjadikan tanah pertanian penduduk hanya bisa ditanami dengan ubi kayu, jagung, kacang merah, sayur labu dan kelapa yang kebanyakan bibitnya adalah bibit lokal.
2.2.5 Iklim dan Curah Hujan
Keadaan musim/iklim Desa Karae tidak berbeda dengan daerah-daerah disekitarnya yang beriklim  tropis, curah hujan yang terjadi antara bulan Desember– Agustus, yaitu Musim Barat bulan Desember – April dan musim Timur antara bulan Mei-Agustus serta musim panca robah terjadi pada bulan Januari-Maret.  Musin Kemarau terjadi dari bulan September-November. Dengan kondisi hujan yang tidak menentu di tahun ini mengakibatkan hasil panen masyarakat Karae utamanya tanaman pertanian (ubi dan jagung) kurang berhasil. (sumber : diolah data hasil penjajakan Desa Karae 2012).





                                                                          Kembali Menu Awal